Header Ads

Dosen UNRIKA Kembangkan Ketahanan Pangan Bagi Masyarakat Pesisir Kota Batam


Inovasi Pembuatan Aneka Minuman dan Panganan Berbahan Baku Bidara Laut dan Tanaman Mangrove. Tidak banyak orang yang mengenal tanaman Bidara Laut di Kota Batam. Boleh jadi hanya masyarakat di pulau-pulau yang tahu tanaman ini. Meskipun demikian, masyarakat pesisir di pulau-pulau juga belum ada yang memanfaatkan buah Bidara Laut sebagai sumber minuman dan makanan yang memiliki khasiat kesehatan. Pohan Bidara Laut merupakan tanaman yang tumbuh dan banyak dijumpai di pantai setelah vegetasi mangrove. Namun demikian tanaman ini dapat ditanam tanpa dipengaruhi air asin (laut). Buah muda berwarna hijau dan setelah masak berwarna kuning dengan klasifikasi ilmiah Kingdom: Plantae; Phylum: Tracheophyta;  Class: Magnoliopsida; Order: Santalales; Family : Ximeniaceae; Genus: Ximenia Plum. ex L.;  Species : Ximenia americana L.; Synonym : Ziziphus littorea Teijsm. Di Indonesia Ximenia americana, dikenal dengan nama Bidara laut, Bidara, Bidaro, yang dinyatakan sebagai vegetasi pantai. Masyarakat pesisir Kota Batam menyebut tanaman ini dengan sebutan Rokam Laut.
Pengolahan buah Bidara Laut menjadi aneka minuman belum pernah dilakukan sebelumnya. Hal ini merupakan inovasi dalam pemanfaatan sumberbada yang belum  dilakukan oleh masarakat sebelumnya. Menurut Ramses, S,Pi., M.Si Dosen Universitas Riau Kepulauan (UNRIKA) sekaligus Ketua Pelaksana Pengabdian Masyarakat dalam Program Kemitraan Masyarakat (PKM) Kemenristek Dikti mengatakan “Inovasi pembuatan sirup dan minuman turunannya berbahan baku buah Bidara Laut memiliki nilai ekonomi dan marketable karena buah bidara memiliki rasa, aroma yang khas. Selain itu tanaman bidara memiliki khasiat kesehatan yang menjadikan nilai keunggulan tersendiri yang mampu bersaing dengan produk sirup buah yang lain”. Selanjutnya dikatakan Ramses bahwa Kami adalah yang pertama dalam mengembangkan inovasi pengolahan buah Bidara Laut menjadi berbagai jenis minuman dan panganan. Dijelaskan Ramses, Bidara Laut tumbuh tidak pada semua wilayah pesisir pantai dan oleh karenanya pengembangan produk olahan minuman dan panganan dari Bidara Laut dapat menjadi Icon Kuliner, Kota Batam dan mendukung serta sejalan dengan geliat kota Batam sebagai Kota Wisata.

Tim PKM Unrika Panen Buah Bidara sebagai Bahan Baku Pembuatan Sirup

Selain buah Bidara, buah mangrove lainya juga merupakan sumberdaya pesisir Kota Batam belum dimanfaatkan sebagai sumber pangan bagi masyarakat. Berbagai  jenis buah mangrove yang dapat dijadikan bahan baku panganan yang keberadaannya melimpah di sekitar Pulau Sarang dan Pulau Mecan adalah Pidada (Sonnerita spp), Bakau (Rhizophora sp), Api-api (Apicenia marina), Tanjang/tumu (Bruguera gimnoriza), Jeruju (Acanthus Ilicifolius), Bakau (Rhizophora sp). Pada kesempatan pelaksanaan Proram Kemitraan Masayrakat ini, kami memfokuskan dalam pembuatan Aneka Minuman dari Buah Bidara dan Panganan dari Tanaman Jeruju.

Pelatihan Pembuatan Aneka Minuman Bidara Laut dan Panganan Jeruju Bagi Masyarakat Mitra di Pulau Sarang

Pria kelahiran Kabupaten Kampar provinsi Riau ini, yang berprofesi sebagai dosen di Program Studi Pendidikan Biologi, dan juga menjabat sebagai ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Universitas Riau Kepulauan, Batam ini menyampaikan bahwa saat ini keberadaan pohon Bidara Laut di pesisir Batam masih dianggap masyarakat sebagai tanaman liar atau belum dibudidayakan, sehingga ketersediaan pasokan bahan baku buah bidara menjadi kendala untuk memproduksi Aneka minuman dan Panganan. Solusi untuk kendala ini adalah dengan memberikan pelatihan kepada mitra tentang nilai ekonomis serta edukasi tentang cara pembudidayaan dan pengolahan buah Bidara.
Berdasarkan uji coba Tim Pengabdian Masayarakt Unrika, ternyata proses pertumbuhan bibit bidara cukup lama, lebih dari sebulan. “Pada bulan Mei 2018 yang lalu, kami dan tim telah melakukan pembibitan pohon Bidara yang bibitnya diambil langsung dari habitat aslinya. Alhamdulillah bibit tersebut tubuh dan bibit tersebut sudah kita tanam bersama-sama dengan masyarakat Mitra di Pulau Mecan dan Pulau Sarang kata Erwin Ashari, salah satu anggota Tim Pengabdi program PKM Ristekdikti di tahun 2018. Kegiatan Pembibitan dan Pembuatan Kebun Bidara ini, merupakan upaya pengembangan kebun bidara Mitra yang diharapkan bisa menjadi pemasok buah bidara nantinya.
Kegiatan yang didanai oleh Dikti ini, bermitra dengan ibu-ibu kelompok Pompang dan masyarakat di Pulau Mecan dan Pulau Sarang Kelurahan Sekanak Raya, Kecamatan Belakang Padang, Kota Batam.






Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.